Kamis, 21 Mei 2015

hukum ohm



HUKUM OHM

A.    Tujuan Pembelajaran
1.      Mempelajari dan memahami konsep dari hukum ohm
2.      Mengetahui hubungan tegangan, Arus dan hambatan
3.      Mempelajari pengaruh arus dan hambatan terhadap tegangan

B.     Bahan Ajar
Dalam Ilmu Elektronika, Hukum dasar Elektronika yang wajib dipelajari dan dimengerti oleh setiap Engineer Elektronika ataupun penghobi Elektronika adalah Hukum Ohm, yaitu Hukum dasar yang menyatakan hubungan antara Arus Listrik (I), Tegangan (V) dan Hambatan (R). Hukum Ohm dalam bahasa Inggris disebut dengan “Ohm’s Laws”. Hukum Ohm pertama kali diperkenalkan oleh seorang fisikawan Jerman yang bernama Georg Simon Ohm (1789-1854) pada tahun 1825. Georg Simon Ohm mempublikasikan Hukum Ohm tersebut pada Paper yang berjudul “The Galvanic Circuit Investigated Mathematically” pada tahun 1827.

Pada dasarnya, bunyi dari Hukum Ohm adalah :
 

“Besar arus listrik (I) yang mengalir melalui sebuah penghantar atau Konduktor akan berbanding lurus dengan beda potensial / tegangan (V) yang diterapkan kepadanya dan berbanding terbalik dengan hambatannya (R)”.







Secara Matematis, Hukum Ohm dapat dirumuskan menjadi persamaan seperti dibawah ini :
V = I x R

I = V / R

R = V / I

Dimana :
V = Voltage (Beda Potensial atau Tegangan yang satuan unitnya adalah Volt (V))
I = Current (Arus Listrik yang satuan unitnya adalah Ampere (A))
R = Resistance (Hambatan atau Resistansi yang satuan unitnya adalah Ohm (Ω))

Pada simulasi, tersedia sebuah rangkaian seri. Seperti yang di ketahui pada rangkaian seri tegangan yang di hasilkan berbeda tetaoi arusnya sama. Seperti pada simulasi dapat dilihat bahwa diketahui tegangan sumber sebesar 4,5 volt, arus yang melewati rangkaian 8,2 mA atau 8,2 x 10^-3 A. Dan total hambatan sebesar 550 Ω.
Dari hukum ohm dapat dilihat bahwa tegangan sebanding dengan arus.
Dari simulasi kita dapat membuktikan bahwa nilai tegangan sebesar 4,5 volt, dibuktikan dengan menggunakan hukum ohm.
Dik: I = 8,2 x 10^-3
        R = 550 Ω
Dit: V = ......?
Penyelesaian.
V = IR
    = (8,2 x 10^-3 A) (550 Ω)
    = 4,51 volt atau 4,5 volt